MOROTAI, zonasatu.net || Tanggal 2 Mei di Indonesia diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Peringatan ini punya makna penting bagi bangsa Indonesia.
Hardiknas adalah peringatan hari kelahiran Bapak Pendidikan Nasional Ki Hajar Dewantara.
Ia adalah tokoh penting yang memperjuangkan pendidikan di Indonesia saat masa penjajahan Belanda.
Pada peringatan Hardiknas, masyarakat Indonesia sudah tentu akan ikut merayakannya dengan berbagai kegiatan. Mulai dari upacara bendera, seminar, hingga menggelar berbagai lomba yang bertema pendidikan.
Namun, dalam momentum yang sakral ini para wakil rakyat kita di Pulau Morotai tak satu pun yang menghadiri upacara tersebut.
Hal itu menjadi perbincangan hangat bagi sejumlah guru dan para ASN yang menyaksikan langsung atas ketidakadilan pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pulau Morotai, dalam upacara Hardiknas yang berlangsung di halaman kantor Bupati pada, Jum’at (2/5/2025) tadi.
Dalam pantauan media ini, terlihat tidak ada satupun anggota DPRD yang hadir terutama tiga unsur Pimpinan DPRD Morotai.
“Acara sebesar ini, tapi tidak ada satu pun anggota atau Pimpinan DPRD yang hadir. Ini kegiatan besar, tapi tidak ada yang datang,” ujar seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang enggan disebutkan namanya.
Padahal, Kata dia dalam upacara itu dihadiri oleh berbagai elemen penting pemerintahan daerah, seperti para Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Asisten Bupati, Staf Ahli Bupati, Kemenag, para tokoh agama, masyarakat serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda),





