Kasus Kekerasan Anak di Halut Meningkat, Sekda Ajak Kerjasama Lintas Sektor

HALUT zonasatu.net || Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Halmahera Utara menggelar Advokasi dan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak (KTA) di Ruang Meeting Fredy Tjandua, Lantai II Kantor Bupati Halmahera Utara, Kamis 16/7/2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemda dalam membangun koordinasi lintas sektor untuk pencegahan Kekerasan Terhadap Anak (KTA), Kekerasan Terhadap Perempuan (KTP), Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH), serta pencegahan perkawinan anak.

Sosialisasi tersebut melibatkan unsur penegak hukum, Kejaksaan Negeri dan Polres Halut, sejumlah OPD terkait, serta para camat se-Kabupaten Halmahera Utara.

Kepala DP3AKB Halmahera Utara, Jolius Garo, mengungkapkan kekerasan terhadap anak masih menjadi perhatian serius di Maluku Utara. Berdasarkan data tahun 2025, tercatat sebanyak 225 kasus kekerasan terhadap anak di Halut.

“Bayangkan saja, kekerasan terhadap anak terus meningkat. Berdasarkan data 2025, kondisi ini harus menjadi perhatian seluruh sektor dalam upaya pencegahan dan penanganan,” ungkap Jolius.

Ia menegaskan, DP3AKB tidak tinggal diam. Pihaknya terus melakukan advokasi dan sosialisasi ke masyarakat. Selain itu, DP3AKB juga mendorong penguatan koordinasi dan sinergi lintas sektor.

“Koordinasi ini khususnya bersama kepolisian, kejaksaan, perangkat daerah, pemerintah desa, Kementerian Agama, hingga Badan Narkotika Nasional BNN,” terangnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *