Menurutnya, Korban harus dirujuk ke rumah sakit yang lebih canggih mengingat terdapat pendarahan di kepala.
“Kami akan ada rencana rujuk ke RSUD Soewondo untuk menangani lebih lanjut, kemungkinan ada pemeriksaan dan tindakan lebih lanjut. Untuk saat ini pasien dicurigai ada pendarahan di kepala,”jelasnya
Sebelumnya, Kasat Reskrim Polresta Pati, AKP Heri Dwi Utomo menyampaikan, Tawuran antara kelompok siswa dari dua SMK mengakibatkan satu korban luka luka atas nama BA (17)
“Barang bukti yang diduga kuat berkaitan dengan aksi tawuran berhasil diamankan, antara lain adalah tiga unit sepeda motor dengan berbagai merek (Honda Scoopy, Honda Beat, dan Honda Vario),”ucapnya
Petugas telah menemukan beberapa potong balok kayu dan besi hollow di lokasi kejadian, yang diduga digunakan sebagai alat dalam perkelahian antar siswa tersebut.
“Kasus peristiwa ini masih dalam proses penyelidikan, dan saya menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat, terutama pihak sekolah dan para siswa, untuk senantiasa mengedepankan penyelesaian masalah secara damai dan menghindari segala bentuk tindakan kekerasan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” tandasnya





