“Waktu Pak Moeldoko berusaha membegal Partai Demokrat, kami tidak membalas. Kami tetap tenang, tidak menyerang balik. Itu bukti bahwa kami menjunjung etika politik,”ujarnya
Joni menilai isu ijazah palsu yang kembali mencuat justru terkesan sebagai upaya pengalihan isu oleh pihak tertentu.
Namun, itu tidak akan mempengaruhi elektabilitas maupun soliditas internal Partai Demokrat, khususnya di tingkat akar rumput
Bahkan, ia menyayangkan adanya upaya provokasi politik yang menurutnya tidak sehat hingga menyinggung partai Demokrat
“Jangan mancing-mancing kami yang sedang diam. Kami tidak ingin gaduh, tapi bukan berarti lemah. Jangan sebarkan isu yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya
“Soal ijazah palsu, ya silakan dibuktikan sendiri. Tunjukkan saja ijazahnya yang asli. Jangan malah bawa-bawa Demokrat,”tambahnya
Dijelaskan, Masyarakat sekarang sudah cerdas dan bisa menilai sendiri mana isu yang dibuat-buat.
“Kami di bawah tetap tegak lurus menunggu perintah dari Ketua Umum AHY maupun Pak SBY. Kalau ada instruksi, kami siap bergerak,” pungkasnya.





