Duta Besar RRT untuk Indonesia Wang Lutong menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dan daerah. Menurutnya, iklim investasi yang kondusif akan memperkuat kerja sama kedua negara, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kunjungan ini momentum strategis untuk mendorong investasi, memperkuat hilirisasi komoditas kelapa, membuka lapangan kerja, serta mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Halmahera Utara dan Maluku Utara,” katanya.
Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe menyatakan Pemprov mendukung penuh setiap investasi. Ia mengapresiasi PT Nico yang berhasil mengolah kelapa menjadi produk bernilai ekonomi, sosial, dan budaya, sekaligus membantu penurunan angka kemiskinan di Maluku Utara
.Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua menambahkan, kelapa adalah landasan ekonomi utama daerahnya. Hampir seluruh masyarakat Halmahera Utara adalah petani kelapa.
“PT Nico sudah membuka lapangan kerja sekitar 4.000 tenaga kerja. Ini berkontribusi pada penurunan kemiskinan dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” ujarnya.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, khususnya Menteri Transmigrasi RI, atas perhatian terhadap pemenuhan infrastruktur ekonomi dan investasi daerah yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat Halmahera Utara dan Maluku Utara





