PATI, zonasatu.net || Proses pembongkaran trotoar di sepanjang Jalan Panglima Sudirman, ibukota Kabupaten Pati, memicu keluhan warga. Hampir satu bulan lebih pekerjaan dilakukan, namun belum juga rampung.
Warga mengaku kesulitan melintas maupun berbelanja di toko-toko sepanjang jalan tersebut. Akses pejalan kaki terputus karena trotoar masih dalam tahap pembongkaran.
“Kami harap pembangunan trotoar di sepanjang jalan Sudirman itu cepat selesai, supaya masyarakat yang melintas atau belanja di toko bisa lebih nyaman,” ungkap Yuni, warga yang melintas di lokasi
Terpisah, Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, Arief Wahyudi sebelumnya menjelaskan pembongkaran trotoar merupakan tahap awal penataan kawasan. Anggaran untuk pembongkaran tersebut sebesar Rp140 juta.
“Pembongkaran itu dilakukan oleh DPUTR Pati selama 3 bulan mulai 18 Mei hingga 15 Agustus 2026 mendatang,” ujar Arief.
Ia menambahkan, untuk desain hingga pelaksanaan fisik selanjutnya akan ditangani oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Pihaknya belum merinci lebih jauh terkait konsep penataan. Namun Arief memastikan trotoar di Jalan Sudirman nantinya akan diubah menjadi wilayah pedestrian yang lebih aman bagi masyarakat, khususnya pejalan kaki.





