“Saat ekonomi sulit, pedagang dan pembeli sama-sama terdampak. Apalagi jika hujan, aktivitas jual beli di pasar juga pasti terganggu,” katanya.
Melihat kondisi tersebut, Muntamah mendorong Pemkab Pati mengevaluasi kembali skala prioritas pembangunan di tahun 2026. Program yang bersifat seremonial atau estetika sebaiknya ditunda.
“Fokus utama yang harus diperhatikan saat ini adalah pada pemulihan daya beli dan kesejahteraan warga,” tegasnya.
Politisi PKB itu berharap anggaran daerah diarahkan untuk program yang berdampak langsung. Misalnya penguatan UMKM, perbaikan infrastruktur dasar, dan bantuan untuk kelompok rentan.
“Yang penting saat ini bagaimana masyarakat bisa bertahan dan bangkit dari kondisi ekonomi yang melemah ini,” pungkasnya.





