Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran, terutama bagi keluarga yang memiliki anak kecil. Ada rasa takut terjadi serangan yang lebih berbahaya jika kera merasa terancam.
Hal ini dibenarkan oleh Kepala Desa Prawoto Hyro Fachrus. Ia mengaku sudah menerima banyak laporan dari warga Desa Prawoto.
“Memang benar di Prawoto resah. Kera sudah masuk kampung dan menyerang masyarakat. Bahkan ada yang sampai dirawat di rumah sakit. Ini harus segera ditangani,” ujarnya
Hyro berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait segera turun tangan. Ia meminta ada langkah konkret berupa penertiban habitat kera dan edukasi kepada masyarakat agar tidak terjadi korban lebih banyak.
“Kami berharap ada solusi cepat. Baik dari Dinas Lingkungan Hidup, BKSDA, maupun Pemkab Pati. Masyarakat tidak bisa terus hidup dalam ketakutan,” pungkasnya.





