PATI, zonasatu.net || Pemandangan memalukan dipertontonkan jajaran Camat dan Kepala OPD Pemkab Pati beberapa waktu lalu
Di saat DPRD menggelar rapat paripurna paling krusial yakni pembahasan APBD Perubahan 2026, para camat dan sebagian OPD justru kompak tidak hadir.
Sikap ini pun memantik amarah Dua Kepala Desa yakni Kades Gunungwungkal Mulyono dan Kades Sampok Warsito. Keduanya datang ke kantor DPRD Pati untuk memastikan ketidak hadiran para camat
Mereka mengaku malu memiliki atasan pembina yang tidak memberi contoh dan tidak menghargai lembaga DPRD sebagai representasi rakyat.
“Ketidakhadiran para camat saat rapat paripurna perubahan anggaran 2026 ini membuat kegaduhan di Pati. Para camat itu panutan para kades, dengan sikapnya seperti itu membuat para kades malu,” tegas Kades Gunung Wungkal Mulyono Jumat (18/9/2026)
Mulyono menyebut, pihaknya sengaja datang untuk memeriksa langsung daftar absensi. Ia ingin tahu secara pasti camat mana saja yang berani bolos di agenda penting yang menyangkut hajat hidup masyarakat desa.
“Hari ini kami berdua mewakili kades di Pati datang ke DPRD untuk memastikan absensi para camat, kami ingin tahu camat mana saja yang tidak hadir,” katanya.
Menurutnya, sikap para camat ini tidak bisa ditoleransi. Mereka membawa aspirasi desa yang dirangkum melalui Rakorcam, namun ironisnya justru tidak hadir saat aspirasi itu dibahas.





