Atas nama Pemerintah Daerah dan masyarakat Halmahera Utara, Bupati menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Pertanian dan Pangdam XV/Pattimura. Dukungan tersebut dinilai sangat penting bagi pengembangan sektor pertanian di Halmahera Utara.
Menurut Bupati, pemerintah pusat melihat potensi besar pengembangan pangan di Halmahera Utara. Lokasi Cetak Sawah dipusatkan di Kecamatan Kao Barat yang didominasi warga transmigrasi.
“Dengan mendapatkan percetakan sawah yang luas, Pemerintah Pusat melihat potensi besar untuk pengembangan pangan di Halmahera Utara,” kata Bupati.
Ia meminta Kepala Dinas Pertanian segera melakukan kolaborasi dengan masyarakat Kao Barat. Selain tanaman tahunan seperti pala, kelapa, dan cengkeh, masyarakat juga didorong beralih ke tanaman jangka pendek.
“Saya berharap kepada Camat, para Kades dan masyarakat Kao Barat tetap pro aktif memberikan dukungan terhadap program percetakan sawah dengan seribu lebih hektar,” imbuh Bupati.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Halmahera Utara, Piet Hein Onthony, menyatakan pihaknya optimis program ini berjalan lancar.
Keterlibatan pemerintah daerah di setiap tahapan, waktu kerja tim survei yang memadai, dan partisipasi petani sejak awal menjadi kunci keberhasilan.
“Kami optimisme penuh, program ini dapat berjalan lancar dan mencapai sasaran dengan melibatkan Pemerintah Daerah dalam setiap tahapan,” ujarnya.
Dengan alokasi lahan seluas 1.067 hektar, Pemda Halut berharap program Cetak Sawah dapat meningkatkan produksi pangan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kecamatan Kao Barat





