Soal Perades, Chundori Dipanggil Polisi, Ini Alasannya

Muhammad Chundori, Ketua Capraga Kabupaten Pati
Muhammad Chundori, Ketua Capraga Kabupaten Pati

Dikisahkan, Laporan pengisian Perades di Desa Tambakromo itu sebelumnya disampaikan ke Polres Pati karena diduga ada kecurangan. Ia yang saat itu ikut dalam ajang kontes Perades meyakini bahwa rivalnya diduga melakukan rekayasa surat pengabdian hingga bisa lolos sebagai Perangkat Desa.

“Kalau di Tambakromo indikasinya ada rekayasa surat pengabdian yang dianggap tidak sesuai, jadi waktu saya dipanggil di Polres untuk klarifikasi sesuai pengaduan, sudah saya sampaikan sesuai laporan saya,”Ujarnya.

Selain laporan itu disampaikan ke Polisi, ia juga mengadu ke DPRD, namun yang menjadi penyesalannya, dari Komisi A DPRD selaku fungsi yang membidangi tidak ada upaya untuk menindak lanjuti.

“Kalau DPRD, ketika saya koordinasi ke Komisi A, hanya vakum dan tidak koorperatif, namun dari pimpinan DPRD sudah merespon, hingga membentuk hak angket, dan dalam waktu dekat ini saya akan ke DPRD untuk mempertanyakan, sudah sejauh mana proses hak angket itu,”Tegas Chundori yang juga sebagai Ketua Calon Perangkat Desa Gagal (Capraga) Kabupaten Pati.

“Mungkin dari Komisi A diam ini karena ada anak dari Komisi A yang merupakan rival saya, atau mungkin ada kepentingan lain, sehingga tidak mau menindak lanjuti,”Tambahnya.
(Ws:01/RedZ1)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *