Astaga, Anggaran Rp 1,6 Milyar Hanya Dibeton 200 Meter, Sisanya Akan Diaspal

Diketahui sebelumnya, jalan Kajen yang berada di jalan Ronggo Kusumo menuju jalan Mbah Muttamakim merupakan jalur religi yang sering dikunjungi para peziarah lokal maupun luar kota.

Tak tanggung tanggung, para peziarah ini selain menggunakan mobil pribadi juga banyak rombongan yang datang menggunakan bis, sehingga sangat memalukan jika pemerintah tidak peka untuk segera memperbaiki jalan tersebut.

Selain itu, kerusakan jalan sebelumnya juga sering memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas, para pengendara terkadang banyak yang jatuh hanya karena menghindari lobang, apalagi ketika hujan turun, lobang yang ada banyak yang tergenang air.

“Orang lewat banyak yang jatuh karena kalau hujan jalannya tergenang dengan air. Karena di area sini dataran rendah. Alhamdulillah ini sudah dicor,”Kata Nanang warga Kajen.
Meskipun sudah ada perbaikan, ia berharap nantinya dibuat gorong-gorong, sebab di ruas jalan itu hingga pertigaan ke jalan Pati-Tayu tidak ada gorong-gorong untuk menampung air hujan. Ini membuat kondisi jalan sering kebanjiran.

“Kalau bisa nanti juga harus dibuat gorong-gorong, karena setiap kali hujan pasti selalu banjir, dan membuat air tergenang,”Tambahnya.
(Ws:01/RedZ1)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *