Selain itu dirinya juga menjelaskan, bahwa sebagian besar masyarakat di Desanya adalah petani, yang artinya, proyek Jalan tol Demak-Tuban tersebut jangan sampai mematahkan atau menutup jalur pertanian, sebab bisa berdampak atau terganggunya para petani saat melakukan aktivitasnya di sawah.
“Mohon ini nanti jalan-jalan pertanian juga diperhatikan, supaya masyarakat tidak susah dalam membawa hasil panen dari sawah,”jelasnya.
Dirinya mengaku tidak menolak dengan pembangunan jalan tol nanti, hanya saja, untuk segala aspek harus benar-benar diperhatikan, seperti saluran air pembuangan, drainase dan jalan pertanian.
“Tujuannya adalah supaya semuanya sejahtera, petani bisa tetap bercocok tanam, jalan tol tetap bisa dibangun melintasi desa,”Tegasnya.
(Ws:01/RedZ1)





