Sementara itu, agar semua program terkait para guru honorer ini tepat sasaran, PTNHM meminta para koordinator untuk segera mengumpulkan dan memasukan data guru yang aktual ke PTNHM.
Selain itu, Haji Robert juga meminta waktu sekitar satu bulan sejak pertemuan kemarin untuk menyusun dan mematangkan suatu program terbaik untuk kesejahteraan para guru honorer.
Langkah lain yang akan di ambil di sektor Pendidikan guna meningkatkan kualitas dan kemampuan mengajar guru-guru honorer yaitu rencananya para guru yang mayoritas hanya berijazah SMA akan diberikan bantuan penuh dalam bentuk pendidikan S1.
Harapannya, mereka bisa terus mengembangkan nilai-nilai pendidikan yang akan menimbulkan efek domino pada peningkatan kualitas pendidikan anak-anak di lingkar tambang. Masih seputar bidang Pendidikan, PTNHM pernah mengadakan program “Gosowong Mengajar” yang menyasar sekolah-sekolah di lingkar tambang.
Namun, program ini sempat terhenti akibat pandemi Covid-19. PTNHM berencana akan melanjutkan program ini segera dan menamainya dengan program ‘NHM Mengajar’ (red).





