Karena sudah janji akan kembali membawah anaknya ERT untuk di nikahkan, maka saya dan keluarga pun mulai bersiap-siap di rumah PPN. Namun kami menunggu sampai jam 14.00 Wit pun mereka tidak datang, bahkan sampai malam pun juga mereka tidak datang.
“Ternyata saya dan keluarga ditipu. Malam itu saya dapat informasi bahwa mereka pergi antar ongkos, dan yang mau menikah adalah ERT. Menikah dengan wanita di Desa Pohea, Kecamatan Sanana Utara. Sekarang mereka sudah selesai menikah. Acara nikahnya hari rabu tanggal 22 dan malam nya acara resepsi,”kesalnya.
Saya dan keluarga awalnya sudah sepakat untuk atur secara kekeluargaan sesuai permintaan ayah ERT, namun mereka kembali menipu kami.”Olehnya itu masalah ini akan tetap di proses sesuai hukum yang berlaku.
“Hari ini saya dan anak saya FYS sudah di panggil penyidik PPA dan sudah di periksa untuk dimintai keterangan,”ujarnya.
Sementara Kasat Reskrim Polres Kepsul, IPTU Abuzubair Latupona yang dikonfirmasi mengatakan bahwa, masalah itu sudah ditangani unit PPA Sat Reskrim.
“Korban sudah dimintai keterangan.Bahkan penanganan kasus ini, Kanit PPA sudah diperintahkan untuk mempercepat,”singkatnya.(Edl.03).





