PATI, zonasatu.net || Kekeringan yang terjadi pada musim kemarau saat ini mempengaruhi kualitas dan kuantitas air sungai Juwana. Hal itu disebabkan air laut pasang dan masuk ke sungai.
Kualitas air yang ada di sungai Juwana kandungan garamnya sudah sangat tinggi, sehingga tidak bisa diolah menjadi air bersih untuk didistribusikan ke masyarakat.
Direktur PDAM Pati Bambang Soemantri mengatakan, Dengan kondisi demikian salah satu unit produksi tidak beroperasional, sehingga distribusi air bersih ke pelanggan khususnya pelayanan pati bagian timur mengalami penurunan yang cukup signifikan.
Menurutnya, Pendistribusian air bersih di musim kemarau sejauh ini masih diupayakan dengan cara memberlakukan sistem penggiliran, namun untuk wilayah ujung yang belum mendapatkan aliran air maka akan dikirim melalui air tangki, yang disalurkan melalui pipa PDAM di wilayah Juwana.





