Menurutnya, Masing-masing desa yang mengalami kekeringan, di drop air bersih sebanyak 1 sampai 2 tangki atau 5500 liter air.
“Sebelumnya kita survey dulu, setelah kami cek baru kita salurkan air bersih ke desa yang betul-betul mengalami kekeringan dan membutuhkan air bersih,”ujarnya.
Kegiatan baksos ini, Lanjut Wiku, Rencananya akan diagendakan menyesuaikan kebutuhan. Hal itu dilakukan untuk meringankan beban warga yang mengalami kekeringan.
“Mungkin, nanti kita akan agendakan lagi untuk menyalurkan air bersih kepada warga yang mengalami kesulitan air atau musibah lain.”tuturnya.
“Tentu bantuan yang kami berikan ini sebatas kemampuan kami, dan kami dari perwakilan alumni, akan selalu memberikan sesuatu yang terbaik bagi sesama, khususnya mereka yang saat ini membutuhkan air di musim kemarau ini,”tambahnya.
(Lot-Ws)





