Dirinya mengatakan, pihak panitia Kabupaten nantinya hanya mendapat informasi soal kelulusan PPPK dari BKN, dan itu juga nantinya akan disampaikan ke peserta PPPK atau masyarakat.
“Saya mewanti-wanti kepada teman-teman PPPK maupun orang tuanya yang menginginkan anaknya bisa lolos PPPK, untuk tidak tergiur dengan tawaran dari pihak ke 3 atau siapapun, karena itu bohong,”tegasnya.
Jumani juga menyarankan kepada masyarakat atau peserta PPPK, apabila ada oknum yang berusaha atau menjanjikan iming-iming untuk bisa meloloskan PPPK, agar segera dilaporkan ke Aparat Penegak Hukum (APH).
“Informasi ini sudah kami sampaikan melalui web BKPP, masyarakat harus waspada dengan pihak ke 3 yang menjanjikan, untuk lolos PPPK, karena itu tidak benar,”tambahnya.
“Kita sudah mensosialisasikan dan menyampaikan ke peserta PPPK, agar bisa mewaspadai, jangan sampai nanti tidak lulus, terus kehilangan uang, jadi saya sangat prihatin jika itu terjadi,”timpalnya.
Diketahui, Test PPPK sesuai rencana akan dilaksanakan pada awal November 2023.
Pemerintah pusat memberikan kuota untuk penambahan tenaga pendidikan guru sebanyak 500 formasi dan tenaga kesehatan sebanyak 100 formasi.
(Red)





