Nelayan Halmahera Utara Tersambar Petir, Satu Dikabarkan Meninggal Dunia

Foto Ilustrasi
Foto Ilustrasi

Sedangkan ke empat korban yakni Rio, Gerald,  Safa dan Leman mendapatkan perawatan medis di RSUD Tobelo.

Dijelaskan Dany, ke tujuh nelayan warga Desa Tioua melaut menggunakan kapal ikan milik warga setempat.

“Tiba-tiba terdengar suara menggelegar dan di sertai dengan cahaya petir.”ucapnya

Ke tujuh orang itu pun kaget dan langsung pingsan hingga tak sadarkan diri

Riki yang sadar lebih dulu melihat Bayu Kantohe sudah tergeletak di sampingnya dengan kondisi sudah meninggal

“Mereka lalu balik arah, karena melihat satu orang rekannya sudah meninggal dunia,”tandasnya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *