Bahkan pihaknya menargetkan akhir 2024 harus selesai, jika tidak bertentangan dengan regulasi.
“Pinjaman ini, kami target akhir 2024 harus dilunasi, tidak lagi menjadi beban di 2025 nanti,”janjinya
Sekda berharap, KPU, Bawaslu, Kodim dan Polres tetap menjalankan tugas pada pilkada Halmahera Utara.
“Tahapan sudah berjalan, saya berharap 4 lembaga tetap bekerja, dan anggarannya akan tetap dibayarkan,”ujarnya
Saat ini, Untuk pinjaman pihak ketiga sudah on proses. Bahkan Bupati Frans Manery juga sedang melakukan pembicaraan dengan pimpinan bank.
“Anggaran pilkada, secepatnya akan dibayarkan, tidak lagi mengendap di kas daerah tetapi langsung ke rekening masing-masing lembaga,”terangnya.
Terpisah Ketua DPRD Halmahera Utara Janlis G Kitong menambahkan, Pemkab dan DPRD sudah menyepakati soal pinjaman.
Karena, ini sudah menjadi konsekuensi bersama untuk pelaksanaan Pilkada
“DPRD sudah melakukan rapat internal dilembaga, yang itu sudah disetujui bersama.,”paparnya
“Kalau tidak melakukan pinjaman, maka DAU kita akan dipotong. Itu sebabnya segala konsekunsi tetap dilakukan, demi membiayai Pilkada 2024,”pungkasnya





