Dirinya menegaskan pentingnya edukasi politik bagi pelajar agar para pemuda tidak ada terhadap demokrasi.
Adhis menerangkan pemilih GenZ memiliki karakter yang kuat terhadap penggunaan media. Sehingga dapat mengetahui serta mengedukasi melalui penggunaan media sosial yang lebih positif.
“Salah satu karakternya pemilih pemula itu apa, yakni kepemilikan gadget dan media sosial. Jadi kalian (siswa) ini juga bisa mengetahui tahapan pemilihan hanya dengan membuka sosial media. Tapi juga harus bijak dalam bersosial media,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah MAN 1 Pati, yang diwakili oleh Waka Kurikulum, Ahmad Luthfin Niam mengungkapkan terima kasih karena peserta didik telah diberikan kesempatan untuk datang ke KPU Kabupaten Pati.
Ia menjelaskan bahwa agenda tersebut merupakan bagian dari implementasi kurikulum merdeka bagian Proyek Penguatan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin (P5RA).
“Kami sampaikan rasa terima kasih kami karena ini tahun ketiga kami bisa diberikan kesempatan untuk dapat berkunjung kembali ke KPU. Tentunya anak-anak ini nanti akan belajar untuk mengenal berjalan demokrasi khususnya di Kabupaten Pati ini,” sebutnya.





