Ia menyebut seperti misalnya Desa Jrahi yang saat ini lebih berkembang dengan potensi alamnya
Awalnya, Lanjut Dia, Desa Jrahi hanya rintisan. Tapi, sekarang telah berkembang menjadi desa wisata yang dapat menghadirkan berbagai event menarik dan meningkatkan kunjungan wisatawan
Eko meminta agar Pemkab Pati melalui dinas terkait konsisten melakukan pendampingan untuk pengembangan desa wisata
“Pendampingan ini dimaksudkan untuk pengembangan desa wisata agar lebih baik, terutama bisa meningkatkan ekonomi di masyarakat,”ucapnya
“Hal ini akan berdampak sangat positif bagi desa, termasuk geliat roda perekonomian warga sekitar juga akan meningkat, sehingga dapat mendongkrak taraf hidup mereka,”sambungnya
Diketahui, Kabupaten Pati memiliki 18 Desa Wisata. Diantaranya Desa Kertomulyo, Desa Pohgading, Desa Gulanggpongge, Desa Larangan, Desa Bageng, Desa Klakah Kasian, Desa Kedumulyo, Desa Tunggulsari, Desa Tluwuk, B Desa akaran Wetan, Desa Mojoagung, Desa Gunungsari, Desa Tajungsari, Desa Soneyan, Desa Sitiluhur, dan masih banyak lagi.(ADV)





