Sementara itu, Plt Kepala Pelaksana BPBD Halmahera Utara Hentje Hetharia, membenarkan terkait putusnya jembatan Pasawane.
“Iya, jembatan penghubung antar kecamatan itu ambruk karena diterjang banjir,”ujarnya
Dalam peristiwa tersebut, Hentje mengaku tdak ada korban jiwa, tetapi masyarakat tidak dapat melintas karena kondisi jembatan penghubung patah
“Jembatan itu ambruk karena arus banjir akibat curah hujan yang sangat kuat, air yang meluap, membuat jembatan penghubung patah,”tuturnya
“Kejadian amtuknya jembatan penghubung pasawane itu, akibat hujan deras sejak malam, dan ambruknya jembatan terjadi sekitar pukul 09.00 Wit”sambungnya





