Diler NSS Morotai Diduga Tipu Konsumen, Ini Tanggapan Kepala Cabang NSS Morotai

“Sebagai PPPK itu gaji belum masuk jadi ibu Achy bawa saja saya punya ATM gaji, jadi kalau apabila gaji sudah masuk baru ibu achy tarik untuk angsuran dan sekalian pembayaran denda,” akunya.

“Sampai tanggal 10 gaji saya masuk dan langsung saya transfer ke ibu Achy punya rekening Tanggal 11 sebesar Rp 1.5 juta, karena ATM saya sudah di bawa ibu Achy di bulan 2 untuk angsuran ke dua sebelum jatuh tempo di tanggal 6 Februari ibu Achy ada tarik uang di rekening saya itu 1.300.000 untuk pembayaran angsuran ke dua,” jelasnya.

Terus untuk angsuran ke 3 dan ke 4 bulan Maret dan April ini belum bayar dan terlambat angsuran dua bulan. Anehnya pihak diler langsung menarik Motor scoppy nya.

“Terus berkomunikasi lah saya dengan pak Fandy selaku debkolektor diler NSS, dari situ saya bilang nanti tunggu tambahan baru saya datang ke kantor,

”Setelah itu saya berkomunikasi dengan pak Fandi itu terakhir di tanggal 10 bulan April , kemudian di tanggal 19 pak Fandy datang di Pangeo tarik motor saya, dia bilang bayar angsuran, terus saya bilang pak nanti di hari Senin baru saya datang bayar hanya saja dia ngotot untuk tetap ambil motor langsung bawa ke diler,” sesalnya.

Terpisah Kepala Cabang NSS Morotai, Rifjai, ketika dikonfirmasi mengaku bahwa konsumen membeli Motor di deler NSS Morotai.

Hanya saja BPKB belum kunjung diberikan.

“Sebenarnya begini, konsumen ini motornya itu kan memang beli cash di tahun 2024 kalau tidak salah, terus konsumen ini ajukan pinjaman ke diler dengan lewat jaminan BPKB,” katanya.

Lanjut dia, konsumen pada angsuran pertama itu sudah tunggak selama 4 hari. Sementara SOP perusahan disini angsuran pertama itu tidak boleh tunggak selama berjalan 6 bulan.

Namun ia tidak menjelaskan soal BPKB yang diminta konsumen berulang kali, selama motor yang dibeli cash ke diler tersebut.

“Itu tidak boleh tunggak. Kemudian konsumen ini pada angsuran pertama itu dia telah nunggak selama 4 hari karena dia tunggak itu dari tanggal 7 sampai dengan tanggal 11 baru dia bayar. Kemudian kalau kita ikut SOP perusahan itu tidak bisa,” tandasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *