HALUT, zonasatu.net || Gaji tenaga kontrak di Rumsh Sakit Umum Daerah (RSUD) Tobelo, Halmahera Utara belum terbayarkan
Total, tunggakan itu terhitung dari tahun 2024 sampai 2025 sebesar Rp 26 milyar
Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua mengaku telah melakukan investigasi pada management di RSUD Tobelo
“Bulan April telah dibayar, dan juga bulan Maret, dan yang harus dibayarkan adalah bulan Juni,”jelasnya kepada sejumlah wartawan diruang kerjanya, Senin kemarin (30/7/2025).
Soal gaji tenaga kontrak di RSUD Tobelo, Kata Piet, sebenarnya tanggung jawab BLUD tapi pada bulan Juli akan segera dibayarkan
“kedepannya akan dilakukan outsourcing dan akan dikontrak 3 bulan kedepannya, jika baik maka akan dilanjutkan dan jika terjadi persoalan maka akan dievaluasi,”ujarnya.
“Belum lagi tenaga kontrak yang telah dilakukan sebelumnya akan dilihat karena ada yang sudah berakhir kontraknya,”tambah Piet.
Ia berharap RSUD Tobelo pada bulan Juli dan kedepannya tidak menunda soal pembayaran gaji, termasuk pembayaran hutang obat-obatan.





