Ia menekankan adanya peningkatan fasilitas penunjang supaya berdampak langsung pada hasil produksi dan kesejahteraan petani.
“Punya empat wilayah penghasil garam. Jadi harapannya ada perhatian yang lebih dari pemerintah kabupaten terkait dengan produksi garam terutama mengenai peningkatan infrastruktur,” ujarnya.
Ia menegaskan, DPRD akan selalu mendorong adanya penanganan serius terhadap persoalan lumpur yang masuk ke lahan tambak, terutama di Batangan.
Dengan dukungan infrastruktur yang baik, DPRD optimist sektor garam Pati dapat terus berkembang dan menjadi penopang ekonomi masyarakat pesisir.
“Persoalan lumpur selalu menjadi kendala, dan ini harus ada perhatian serius dari pemerintah,”tegasnya





