“Kalau tidak dibersihkan, apabila debit air dari hulu naik akan melimpas ke pemukiman dan mengakibatkan banjir,” ujarnya.
Ia mengaku, tumpukan sampah di Bendungan Tambahmulyo sudah menumpuk bertahun-tahun. Selama ini, pembersihan belum pernah dilakukan secara tuntas sehingga sampah terus menumpuk.
“Kemarin kita lakukan pembersihan bendungan secara gotong royong, kita libatkan warga, dan dibantu TNI/Polri,”jelas Widio.
DPUTR Pati berharap ada penanganan rutin dan kesadaran bersama untuk tidak membuang sampah ke sungai. Pasalnya, penyumbatan di bendungan berpotensi menimbulkan genangan hingga mengakibatkan banjir





