“Tidak ada siswa yang bodoh, yang ada adalah siswa yang belum menemukan guru yang tepat. Karena itu, guru dan kepala sekolah harus terus belajar dan meningkatkan kapasitas diri,” ungkapnya.
Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Maluku Utara, Dr. Kasman Hi Ahmad, menegaskan komitmen Muhammadiyah memperluas akses dan meningkatkan mutu pendidikan.
Amal usaha Muhammadiyah harus mampu melahirkan generasi unggul yang berkarakter Islami dan berdaya saing, serta menjadi solusi pembangunan daerah.
“Menjadi kepala sekolah adalah amanah besar yang tidak mudah. Dibutuhkan komitmen, tanggung jawab, dan keteladanan dalam memimpin lembaga pendidikan. Jadikan sekolah ini sebagai tempat mencetak generasi unggul Muhammadiyah yang siap menghadapi tantangan zaman,” tegas Kasman.
Kasman yang juga menjabat Wakil Bupati Halmahera Utara menambahkan, pemerintah daerah terus mendorong penguatan sektor pendidikan dan kesehatan sebagai pilar utama pembangunan.
Ia mengajak seluruh elemen, termasuk Muhammadiyah, bersinergi meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.“Amal usaha Muhammadiyah sejatinya turut menjalankan sebagian tugas negara dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Karena itu, pengelolaannya harus terus diperkuat dengan kolaborasi dan inovasi,” tuturnya.
Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat tata kelola pendidikan Muhammadiyah di Halmahera Utara, sekaligus mendorong mutu dan inovasi di lingkungan sekolah.





