Penutupan Ponpes Ndholo Kusumo Disorot DPRD Pati, Eko Kuswanto: Hak Pendidikan Siswa Harus Dijamin

PATI, zonasatu.net || Penutupan lembaga pendidikan di Yayasan Ndholo Kusumo pasca-kasus pencabulan oleh oknum kiai mendapat sorotan tajam dari Komisi D DPRD Pati.

Anggota Komisi D DPRD Pati, Eko Kuswanto, menegaskan para siswa yang bersekolah di yayasan tersebut harus tetap mendapat perhatian penuh agar bisa melanjutkan pendidikan tanpa hambatan.

Menurutnya, perkara yang menimpa oknum kiai dan menyeret puluhan santriwati sebagai korban sangat berdampak pada siswa, khususnya yang akan mengikuti ujian akhir.

“Saya apresiasi langkah Kemenag yang langsung tanggap menyikapi masalah di pendidikan Ndholo Kusumo. Intinya siswa harus tetap belajar,” ungkap Eko, Rabu (6/5/2026).

Eko menekankan, kasus hukum yang menjerat pengasuh pesantren tidak boleh mengorbankan hak belajar ratusan siswa lain yang tidak bersalah.

Pihaknya mendorong Kemenag Pati dan Dinas Pendidikan menyiapkan skema lanjutan, baik pembelajaran daring maupun pemindahan ke satuan pendidikan lain yang aman.

“Jangan sampai anak-anak putus sekolah hanya karena kasus yang dilakukan oknum. Negara harus hadir memastikan mereka tetap sekolah,” tegasnya.

Desak Trauma Healing untuk Santriwati Korban

Selain jaminan pendidikan, Eko Kuswanto juga meminta pendampingan psikologis bagi siswa, terutama santriwati yang menjadi korban maupun yang terdampak secara tidak langsung.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *