PATI, zonasatu.net || Perempuan Bangsa Kabupaten Pati menggandeng para legal Muslimat NU untuk mendampingi para santriwati korban pencabulan pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo.
Langkah ini diambil karena banyak korban yang belum berani melapor dan keberadaannya belum jelas.
Ketua Perempuan Bangsa Kabupaten Pati, Muntamah, mengatakan pihaknya menggelar rapat bersama ibu-ibu para legal Muslimat NU yang telah bersertifikat untuk membahas strategi pendampingan.
“Dalam rapat itu membahas bagaimana pendampingan dengan para korban yang saat ini masih belum jelas keberadaannya dan tidak berani melapor,” kata Muntamah, Jumat (8/5/2026).
Muntamah yang juga anggota DPRD Pati menegaskan akan menggunakan jaringan Muslimat hingga tingkat rumah tangga untuk menjangkau korban.
“Kami akan door to door secara kekeluargaan untuk mencari korban yang saat ini belum berani untuk mengekspos diri sebagai korban,” ujarnya.
Ia menyebut Muslimat NU memiliki struktur organisasi yang kuat hingga ke akar rumput. Para legal Muslimat akan diterjunkan untuk melakukan pendekatan kepada korban maupun keluarganya.





