HALUT, zonasatu.net || Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Halmahera Utara menggelar konferensi pers terkait perkembangan evakuasi korban pendaki Gunung Dukono, Jumat (8/5/2026).
Konferensi pers yang digelar di Mapolres Halut itu dihadiri Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua, Kapolres Halut AKBP Erlichson Pasaribu, Dandim 1508/Tobelo Letkol Inf Alex Donald M.L. Gaol, Kepala Kantor SAR Ternate Iwan Ramdani, dan Kepala Pos Pemantauan Gunung Dukono Sarjan Roboke.
Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua mengatakan, dari total 20 pendaki yang terjebak erupsi, sebanyak 15 orang berhasil dievakuasi.
“20 orang pendaki yang berhasil dievakuasi sebanyak 15 orang, 7 di antaranya warga negara asing asal Singapura dan 8 WNI,” jelas Piet Hein Babua, Jumat (8/5/2026).
Sementara itu, 2 WNA dan 1 WNI dinyatakan hilang dan masih dalam pencarian tim SAR gabungan.
Piet menambahkan, dari 15 korban selamat, sebanyak 10 orang mengalami luka-luka, terdiri dari 3 WNI dan 7 WNA. Para korban kini sudah dalam penanganan medis.
“Para korban selamat sudah dievakuasi dan diketahui mengalami luka-luka sebanyak 10 orang, 3 orang WNI dan 7 WNA. Korban sudah dalam penanganan medis dan sementara rawat jalan,” ujarnya.
Terkait dua WNA yang dikabarkan meninggal dunia, Piet menegaskan keduanya masih dalam proses pencarian dan belum dapat dipastikan.





