HALUT, zonasatu.net || Tim SAR gabungan menemukan dua pendaki warga negara asing asal Singapura dalam kondisi meninggal dunia di sekitar bibir kawah Gunung Dukono, Minggu (10/5/2026).
Kedua korban ditemukan pada hari ketiga operasi pencarian sejak Jumat (7/5/2026). Sebelumnya, satu pendaki warga negara Indonesia telah ditemukan pada hari kedua pencarian. Ketiga pendaki dilaporkan hilang saat erupsi Gunung Api Dukono.
Operasi pencarian dua korban erupsi dipimpin langsung Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, Danrem 152/Baabullah Brigjen TNI Enoh Solehudin, Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua, Kepala Basarnas Maluku Utara Iwan Ramdani, Kapolres Halmahera Utara AKBP Erlichson Pasaribu, dan Dandim 1508/Tobelo Letkol Inf Alex Donal M. Lumban Gaol, bersama tim gabungan SAR dan masyarakat Desa Mamuya.
Kedua korban WNA ditemukan pukul 11.30 WIT, sekitar 30 meter dari kawah Gunung Api Dukono.
Posisi kedua pendaki ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa akibat erupsi.Tercatat tiga pendaki menjadi korban dalam peristiwa tersebut, yakni Angel, WNI, serta Heng Wen Qiang Timothy dan Shahin Muhres Bin Abdul Hamid, WNA asal Singapura.
Jasad Angel lebih dulu ditemukan tim SAR gabungan pada Sabtu (9/5/2026).Saat ditemukan, kedua korban tertimbun batu dan material abu vulkanik, sehingga proses evakuasi jenazah mengalami kesulitan.





