PATI, zonasatu.net || Ratusan warga tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) menggelar aksi demonstrasi di depan Polresta Pati, Rabu (13/5/2026). Massa berasal dari Desa Sukolilo, Desa Talun, dan Desa Tambahmulyo.
Dalam aksi tersebut warga membawa sound system dan spanduk. Salah satu tuntutan yang disuarakan adalah meminta Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi mundur dari jabatannya.
“Kami minta Kombes Jaka mundur, karena tidak mampu menjalankan tugasnya sebagai Kapolresta Pati,” ujar Supriyono alias Botok, koordinator aksi, saat berorasi.
Massa menyampaikan sejumlah tuntutan. Di antaranya penuntasan kasus pembunuhan di Sukolilo yang sudah dua tahun pelaku utama belum ditangkap, serta kasus pembakaran rumah pentolan AMPB Teguh Istiyanto.
Warga juga menyoroti perkara pembunuhan Tongtek Talun, sengketa lahan di Desa Tambahmulyo yang diklaim pihak kepolisian, dan biaya izin keramaian yang dinilai terlalu tinggi.
Dalam orasinya, Botok mendesak Kapolresta keluar menemui massa. “Kapolresta keluar, jangan sembunyi, kami tunggu di pintu gerbang,”teriaknya dari atas mobil komando.





