Satu Lagi, Aspirasi Dampingi Korban Ponpes Lapor Ke Polresta

Gus Tomi menyebut banyak korban belum berani bicara karena kondisi psikologis, terutama yang sudah menikah dan khawatir pada nama baik keluarga.

Di tempat yang sama, Koordinator Aspirasi, Cak Ulil, menyatakan pihaknya membuka posko pengaduan dan bantuan hukum gratis selama 24 jam.

Ia meminta korban tidak takut melapor dan memastikan timnya akan mengawal proses pelaporan.“Saya memohon kepada yang merasakan, jangan takut. Kami akan jaga keamanannya 24 jam dan mengawal proses pelaporannya,” ujar Cak Ulil.

Cak Ulil juga mengapresiasi Polresta Pati yang menerima kedatangan aliansi meski saat hari libur. Kasat Reskrim, Wakasat Reskrim, dan jajaran dinilai merespons baik laporan yang disampaikan.

Sementara itu, Wakasatreskrim Polresta Pati AKP Iswantoro membenarkan adanya laporan satu orang lagi terkait peristiwa di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo.

Ia menyebut tim penyidik sudah melakukan pemeriksaan terhadap korban. “Untuk pasal kita menunggu hasil pemeriksaan, seperti apa yang kita terapkan, dan apa yang dialami korban,” ucapnya.

Iswantoro berharap apabila ada korban lain di Ponpes Ndholo Kusumo agar segera mengadu ke Polresta Pati. Saat ini polisi sudah membentuk posko pengaduan khusus terkait kasus di ponpes tersebut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *