PATI, zonasatu.net || Rendahnya kehadiran camat dan kepala desa dalam Sosialisasi Bantuan Keuangan Bankeu untuk Pembangunan Sarana dan Prasarana Pedesaan tahun 2026 mendapat teguran dari DPRD Pati.
Kegiatan yang digelar di aula kantor DPUTR Pati, Senin (18/5/2026), dinilai tidak mendapat keseriusan yang memadai.
Dari pantauan di lokasi, puluhan kepala desa dan camat tidak hadir. Sebagian kades yang datang juga hanya melakukan absensi lalu meninggalkan ruangan.
Dari 21 kecamatan di Pati, hanya tujuh camat yang terlihat mengikuti acara hingga selesai.
Ketidakhadiran Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Dispermades juga menjadi sorotan. Padahal instansi tersebut merupakan mitra teknis utama dalam pengelolaan dana desa.
Ketua Komisi C DPRD Pati Joni Kurnianto menyayangkan sikap tersebut. Ia menilai ketidakhadiran camat mencerminkan kurangnya penghormatan terhadap agenda pemerintah daerah.
“Camat yang datang berapa ini, tidak menghormati Bupati. Teman-teman kades pada datang kok. Seharusnya camat bisa memberi contoh, karena kegiatan ini penting sekali,” ujar Joni.





