Rendahnya Kehadiran Camat dan Kades di Sosialisasi Bankeu 2026 Disorot DPRD Pati

Ia menegaskan, kondisi Pati saat ini membutuhkan komitmen penuh dari semua unsur pemerintahan desa. Sosialisasi Bankeu merupakan forum penting untuk menyamakan pemahaman agar penyaluran dan pengelolaan dana berjalan tepat sasaran.

“Coba nanti Kepala Dinas, camat yang tidak hadir, saya minta datanya. Nanti saya sampaikan ke pak bupati,” tegasnya.

Joni mengapresiasi camat yang hadir dan meminta mereka membina kepala desa, khususnya yang baru menjabat. Banyak kades baru dinilai belum memahami mekanisme pengelolaan Bankeu sehingga perlu pendampingan intensif.

Ia mengingatkan agar administrasi Bankeu tidak dikelola secara asal-asalan. Saat ini seluruh daerah, termasuk Pati, berada dalam pengawasan ketat KPK dan aparat penegak hukum.

“Kades harus fokus, jangan meremehkan. Pengelolaan dana ini menyangkut kepercayaan publik, jadi harus serius dan sesuai aturan,” pungkasnya.

Diketahui, Sesuai data ada sekitar 160 lebih desa di Pati yang mendapatkan bantuan keuangan tahun 2026. Padahal, secara keseluruhan untuk desa di Pati sebanyak 401 desa

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *