Hingga kini motif di balik pembunuhan masih diselidiki. Polisi menyebut pelaku diduga hanya satu orang dan belum tertangkap.“Dugaan sementara motifnya masih kita dalami karena memang tanpa saksi,” katanya.
Dari informasi masyarakat, pelaku diduga seorang tunawisma asal Kecamatan Kayen. Sementara korban diketahui berasal dari Kecamatan Sukolilo.
Warga menyebut keseharian pelaku berhubungan dengan jual beli barang antik. Ada yang menyebutnya sebagai penjual pusaka.
“Kalau keterangan dari masyarakat bukan sebagai dukun, tapi seperti jual beli barang pusaka atau barang antik,” ujar Dika.
Polisi masih mengumpulkan bukti dan keterangan untuk mempersempit ruang gerak pelaku. Masyarakat diminta segera melapor jika mengetahui keberadaan orang yang dicurigai.





