PATI, zonasatu.net || Kabupaten Pati akhirnya bergerak membangun museum. Rencana itu dibahas dalam pertemuan antara AMIDA Jateng, AMIDA Wilayah II Pakudjembaran, dan Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra di Pati, Kamis (21/5/2026)
Selama ini Pati jadi satu-satunya kabupaten di wilayah utara Jawa Tengah yang belum punya museum.
Padahal, jejak sejarah di wilayah berjuluk Bumi Mina Tani ini cukup panjang, dari masa pra-aksara hingga era kemerdekaan.
Ketua AMIDA Pakudjembaran Sancaka Dwi Supani menyebut Pati menyimpan banyak artefak penting.
Temuan itu tersebar di berbagai titik, mulai dari fosil di kawasan Pati Ayam, figure terakota, prasasti, yoni, sampai kelengkapan candi.
“Banyak temuan artefak di Pati dari masa pra-aksara sampai sekarang. Sayangnya selama ini berserakan dan belum terekam dengan baik,” ujarnya.
Menurut Sancaka, peninggalan sejarah Pati tidak berhenti di era pra-Islam. Masuknya Islam juga meninggalkan manuskrip, belum lagi jejak perjuangan menjelang kemerdekaan.





