2. Daerah Irigasi Desa Paca dan Desa Leleoto, Kecamatan Tobelo Selatan Jenis penanganan: Peningkatan Jaringan Irigasi Primer dan Sekunder Pasangan Batu Anggaran: Rp24.613.145.000
3. Daerah Irigasi Gagaapok, Kecamatan Kao Barat Jenis penanganan: Rehabilitasi Jaringan Irigasi Eksisting Anggaran: Rp34.741.719.000
Selain itu, pemerintah pusat juga menyetujui pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah JIAT di 11 titik dengan total anggaran Rp20 miliar.
Dengan demikian, tahun ini Pemda Halut mendapat intervensi pembangunan infrastruktur pertanian sekitar Rp100 miliar.
Willy menjelaskan, output dari pembangunan ini berupa pembangunan bendung baru, peningkatan jaringan irigasi, dan rehabilitasi jaringan irigasi yang sudah ada.
“Kami berharap dengan adanya infrastruktur irigasi ini, swasembada pangan di Halmahera Utara bisa lebih cepat terwujud. Lahan pertanian bisa lebih produktif dan petani bisa panen lebih dari sekali setahun,” pungkasnya





