Peringati Hari Mangrove Sedunia 2026, Pemkab Halut Gandeng PT NICO, Pertamina, dan Roti Jordan Tanam Mangrove di Kupa-Kupa

“Mangrove adalah tanaman multifungsi. Menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, melindungi garis pantai, sekaligus penyerap karbon alami yang efektif. PT NICO mendukung penuh gerakan ini sebagai investasi lingkungan,” kata Nanang.

Menurutnya, langkah kecil yang dilakukan hari ini akan berarti besar jika dilakukan secara konsisten dan kolaboratif.

“Yang penting bukan seberapa banyak yang kita tanam, tapi konsistensi merawatnya. Hari ini sedikit, ke depan bisa kita tambah lagi,” tambahnya.

Senada, Sekretaris DLH Kabupaten Halmahera Utara, Efermax Namotemo, mengatakan penanaman bibit mangrove juga dilakukan di Pantai Desa Mamuya, Kecamatan Galela.

Ia mengingatkan bahwa sebagian hutan mangrove di Halut sudah mulai ditebang, padahal hal itu bertentangan dengan UU Kelestarian Lingkungan.

“Kami berharap ada kepedulian kuat dari masyarakat sekitar untuk menjaga, memelihara, dan melindungi. Jangan sampai ada yang menanam, ada pula yang mencabut,” tegas Efermax.

Ia mengapresiasi semua pihak yang terlibat, mulai dari Pemdes Kupa-Kupa, Forkopimcam Tobelo Selatan, PT NICO, Pertamina Tobelo, Produsen Roti Jordan, hingga akademisi dari UGM dan Uniera yang turut berkolaborasi.

“Semoga mangrove yang kita tanam hari ini bisa tumbuh dan lestari untuk masa depan anak cucu kita,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *