Putra Wabup Halut, Komaruddin Nursi Kasman Jadi Pembicara Forum Internasional di Filipina, Angkat Sejarah Tobelo-Galela

HALUT, zonasatu.net || Mahasiswa asal Halmahera Utara kembali mengharumkan nama daerah di kancah internasional. Komaruddin Nursi Kasman Abdul Rahim, putra ketiga Wakil Bupati Halmahera Utara Dr. Kasman Hi. Ahmad, M.Pd., tampil sebagai pembicara dalam forum sejarah bergengsi di Filipina.

Pria berusia 19 tahun yang kini duduk di semester 5 Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada Yogyakarta itu mendapat undangan resmi dari National Historical Commission of the Philippines atau NHCP untuk mengikuti National Conference on Local History and Heritage

Dalam konferensi yang digelar di Biñan City Studies Center, Pusat Kebudayaan Filipina, Rabu (26/8/2026), Komar mempresentasikan karya ilmiah berjudul “Balangingi dan Tobelo-Galela: Dutch Newspaper Reports on Piracy and Slavery in Indonesian and Philippine Waters in the 19th Century”

Kajian tersebut mengangkat keterhubungan sejarah maritim antara Indonesia dan Filipina. Fokusnya pada wilayah Tobelo-Galela di pesisir utara Pulau Halmahera dan interaksinya dengan kawasan maritim Filipina pada abad ke-19.

Melalui penelitian berbasis sumber sejarah, Komar menelaah pemberitaan surat kabar berbahasa Belanda pada masa itu. Sumber-sumber tersebut memuat aktivitas perompakan, penyerangan, penangkapan manusia, hingga perdagangan budak di perairan Indonesia bagian timur dan Filipina selatan.

Hasil kajiannya menunjukkan bahwa wilayah perairan Indonesia dan Filipina pada abad ke-19 tidak terpisah oleh batas kolonial. Komunitas maritim bergerak dalam satu jaringan laut yang luas, mencakup Laut Sulawesi, Laut Halmahera, Kepulauan Maluku, hingga Filipina.

Dalam sumber yang ditelitinya, Tobelo dan Galela disebut sebagai dua komunitas pesisir utara Halmahera yang aktif berinteraksi dalam jaringan maritim regional tersebut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *