“Kita berikan waktu 1 minggu, kalau tidak ditindak lanjuti, kemungkinan nanti akan ada pengerahan massa, kemarin sudah ingin demo, tapi kita mintanya prosedural dulu,”Terang Muchlisin.
Ditempat yang sama, Kaur Administrasi dan Umum Pemdes Bulumanis Lor Safaatun mengaku, Kondisi Desa Bulumanis Lor saat ini sudah sangat memprihatikan, namun untuk pelayanan masih tetap jalan, hanya saja ketika meminta tanda tangan dari Kades sangat sulit, lantaran Kades saat ini sudah jarang berkantor.
“Rapat kerja dengan perangkat desa saja tidak pernah, banyak anggaran yang diselewengkan, tahun 2021 saja Rp 478 juta, belum lagi tahun 2022, sehingga ADD tidak cair, dan kebutuhan warga banyak yang terabaikan, saya ini termasuk tim sukses, saya bicara begini karena kepentingan warga,”Terangnya.
Ia juga menegaskan bahwa soal pembangunan di desa yang disesalkan warga, itu nanti akan menjadi bagian dari pertimbangan yang diakomodir untuk menentukan langkah Pj Bupati agar proses pelaksanaan pembangunan masyarakat, termasuk anggaran bisa berjalan.
“Jadi masyarakat harus bersabar dulu, sampai menunggu hasil pemeriksaan keluar, dan masalah ini akan tetap kita tindak lanjuti,”Tambahnya.
(Lot-Ws/Z1)





