PATI, zonasatu.net || Puluhan warga Kecamatan Sukolilo yang mengatasnamakan Sukolilo Bangkit kembali mendatangi kantor DPRD Pati
Kedatangan mereka untuk memenuhi undangan DPRD soal tuntutan aspirasi warga yang menginginkan adanya penambangan ilegal di wilayah Sukolilo ditutup
Warga mengkleim bahwa penambangan ilegal di wilayah Sukolilo sangat merugikan masyarakat dan lingkungan
Koordinator Sukolilo Bangkit Selamet Riyadi meminta kepada DPRD dan pihak-pihak terkait melakukan penutupan tambang ilegal diwilayah Sukolilo
Terhitung, ada belasan penambangan ilegal tanpa disertai ijin yang beroperasi di pegunungan kendeng
“Kami minta tambang ilegal yang tidak disertai ijin itu ditutup, karena sangat merugikan dan dampaknya sangat luar biasa di masyarakat,”ungkapnya saat di kantor DPRD Pati Senin (28/4/2025)
Menurutnya, Warga Sukolilo gerah lantaran adanya penambangan ilegal sudah dilaporkan ke pihak-pihak terkait
Namun, laporan yang disampaikan itu ternyata tidak ada tindak lanjut
“Kami minta kepada DPRD Pati agar tambang ilegal itu ditutup, karena tidak ada manfaatnya, dan sudah merugikan,”ucapnya
Selamet juga meminta agar para penambang di wilayah pegunungan kendeng bisa bertanggung jawab soal kerusakan alam





