Menurutnya, meski keputusan PTDH terasa berat, langkah tersebut harus tetap dilaksanakan demi kebaikan organisasi Polri.
Selain memberi efek jera bagi personel yang melanggar, PTDH juga untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri.
“Personel Polres Halut agar tidak mencontoh perbuatan pelanggaran disiplin maupun kode etik profesi Polri,” ujarnya.
Kapolres berpesan agar seluruh personel menjadikan PTDH ini sebagai pelajaran berharga.
“Jangan pernah bermain-main dengan pelanggaran hukum dan kode etik. Tingkatkan disiplin dan tanggung jawab, bekerjalah sesuai peraturan yang berlaku,” bebernya.
Erlichson mengingatkan Polri adalah pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Karena itu, setiap anggota wajib menjaga nama baik institusi dan hadir melayani masyarakat dengan profesional.





