“Saya tegaskan tidak pernah memiliki akun Facebook. Jadi jika ada akun yang mencatut nama saya, itu saya pastikan fake atau palsu,”tegasnya
Ia khawatir akun palsu itu bisa menggiring opini publik dan merusak citranya sebagai anggota DPRD di mata masyarakat.
Bambang meminta masyarakat lebih jeli menerima informasi. Terlebih di era globalisasi sekarang, penggiringan opini sangat mungkin terjadi.
“Ini perlu diwaspadai dengan adanya akun-akun palsu semacam itu. Memang di zaman sekarang masyarakat mudah terprovokasi, jadi harus hati-hati,” imbuhnya.





