Raih Gelar Doktor, Joni Kurnianto Angkat Disertasi soal Penguatan Regulasi PKL

“Alhamdulillah, saya bersyukur dapat menyelesaikan program doktor ini. Terima kasih atas dukungan keluarga, anggota DPRD Pati, Fraksi Demokrat, dan rekan sejawat,” tuturnya.

Lebih lanjut, Joni menegaskan bahwa fokus penelitiannya tidak lepas dari pengalamannya sebagai legislator yang sejak lama mendampingi para PKL di Kabupaten Pati.

“Sejak menjadi anggota dewan tahun 2009, saya sudah mendampingi teman-teman PKL, baik di Simpang Lima, TPK, maupun Alun-Alun Kembangjoyo,” jelasnya.

Ia juga menyoroti kondisi penataan PKL di Alun-Alun Kembangjoyo yang dinilai belum optimal. Dari sebelumnya sekitar 360 pedagang, kini tersisa sekitar 20 pedagang, meskipun anggaran pembangunan mencapai lebih dari Rp10 miliar.

“Ini menjadi pekerjaan rumah bagi Pemkab Pati. Koordinasi antar dinas dan OPD masih perlu ditingkatkan. Ke depan, kami tidak hanya mengkritik, tetapi juga akan ikut membantu mencarikan solusi,” tegasnya.

Sebagai bagian dari legislatif, Joni berkomitmen mendorong Pemerintah Kabupaten Pati untuk melakukan pembenahan penataan PKL. Ia mencontoh Kota Semarang dan Surakarta yang dinilai berhasil memberdayakan PKL sehingga mampu meningkatkan pendapatan daerah melalui retribusi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *