Setelah dievakuasi, jenazah kedua WNA langsung dibawa ke RSUD Tobelo untuk penanganan lebih lanjut.
“Korban WNA asal Singapura di hari ketiga pencarian sudah ditemukan. Ini bentuk kerja keras seluruh tim yang terlibat dalam operasi pencarian,” ungkap Kepala Basarnas Provinsi Maluku Utara, Iwan Ramdani.
Ia mengakui evakuasi kedua korban WNA cukup sulit karena medan dan material erupsi. Namun, jenazah akhirnya berhasil dievakuasi.
“Untuk kondisi jenazah sendiri, saya tidak bisa menjelaskan detail. Yang pasti korban sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” bebernya.
Dengan ditemukannya dua WNA ini, seluruh pendaki yang dilaporkan hilang saat erupsi Gunung Dukono telah ditemukan. Operasi SAR gabungan resmi dihentikan.





