Pemilihan Desa Kepohkencono bukan tanpa alasan. Wilayah tersebut tergolong pelosok karena berada di tengah hutan dan berbatasan dengan kabupaten lain.
Menurut Andi, lokasi yang jauh dari pusat keramaian justru menjadi pertimbangan utama. Di daerah itu belum pernah ada pemotongan hewan kurban dari presiden sebelumnya.
Tujuan utamanya adalah pemerataan distribusi daging kurban. Dengan dipotong di Kepohkencono, masyarakat sekitar yang selama ini sulit mengakses daging sapi bisa ikut merasakan manfaatnya.
“Lokasinya terpencil, di tengah hutan, dan tidak ada pemotongan di sana. Ini untuk pemerataan agar warga setempat juga bisa merasakan daging kurban,” jelas Andi.
Langkah ini dinilai tepat untuk menjangkau masyarakat di wilayah terpencil. Daging kurban dari Presiden diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan protein warga sekitar Iduladha.
Pemotongan dan pembagian daging nantinya akan dikoordinasikan oleh pemerintah daerah setempat agar berjalan tertib dan tepat sasaran.





