Bupati mengingatkan jajarannya agar menjauhi sikap sombong dalam menjabat. Tugas utama pemimpin, katanya, adalah memberikan pelayanan terbaik dan melanjutkan program yang sudah dirintis pemimpin sebelumnya.
Di bidang infrastruktur, Pemkab fokus pada perbaikan jalan dan fasilitas publik. Piet mengakui masih banyak ruas jalan rusak, namun dengan keterbatasan anggaran, pembangunan dilakukan bertahap dan berkelanjutan sesuai skala prioritas.
Sektor ekonomi menjadi perhatian serius. Pemerintah daerah terus mendorong hilirisasi komoditas kelapa sebagai langkah strategis menaikkan nilai tambah, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat ekonomi daerah.
“Kami berharap ke depan Tobelo berkembang menjadi pusat ekspor kelapa di Maluku Utara yang memberi manfaat langsung bagi petani dan masyarakat,” harap Piet.
Di sisi pemerintahan, Bupati menyebut indikator reformasi birokrasi, pelayanan publik, pengelolaan keuangan, penanggulangan kemiskinan, dan penurunan stunting menunjukkan perkembangan positif berkat kerja sama semua pihak.
Menutup sambutan, Piet memetakan tantangan ke depan: pembangunan jalan tani, pemulihan infrastruktur pasca bencana, dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah.
Ia menekankan, sinergi dengan pemerintah pusat, provinsi, dan seluruh elemen masyarakat adalah kunci agar Halut di usia 23 tahun ini melangkah lebih kuat dan sejahtera.





