Ratusan Peternak Ayam dan Telur Demo di Pendopo Pati, Lempari Telur dan Bagi-bagi Ayam

Untuk harga daging ayam, di pasaran seharusnya Rp22.000 per kilogram. Namun saat ini baru menyentuh Rp21.000 per kilogram.

Sebagai bentuk kekecewaan, selain demo para peternak juga membagi-bagikan ayam dan telur kepada warga. “Saya harap pemerintah bisa keluar menemui peternak,” tegasnya.

Menanggapi aksi tersebut, Plt Bupati Pati Risma Ardhi Candra akhirnya menemui pendemo. Ia berjanji akan mengawal tuntutan para peternak.

“Masalah telur selalu divarifikasi. Pemkab Pati akan koordinasi dengan semua pihak termasuk BGN. Kami akan panggil SPPG untuk penyerapan telur di Pati,” kata Candra.

Untuk harga pakan dan persoalan lain yang memberatkan peternak, Candra menyebut akan dikawal ke tingkat pusat. Perwakilan peternak diminta duduk bersama DPRD Pati untuk menyusun langkah.

“Yang menjadi keputusan pemerintah daerah akan kami putuskan. Untuk pemerintah pusat, kita sama-sama bersurat dan datang bersama DPRD Pati ke pusat,” ujarnya.

“Mohon nanti perwakilan siapa. Besok atau kapan kita duduk sama-sama, kita selesaikan tuntutan ini ke pemerintah pusat, dan kami akan kawal,” janji Candra.

Ia menegaskan semua masalah ada solusinya jika dibicarakan bersama. Candra juga meminta SPPG agar membeli telur langsung dari peternak di Pati agar serapan lokal meningkat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *